Jumat, 19 Oktober 2012

MEMPERBAIKI SENDIRI KOMPUTER YANG RESTART TERUS MENERUS


Saya tidak akan bertanya apakah anda pernah memiliki computer yang restart dengan sendirinya?  Atau computer anda restart terus menerus tanpa henti. Karena saya yakin jika anda masuk dalam blog ini berarti anda mempunyai masalah computer yang sering atau selalu restart dengan sendirinya dan terkadang tanpa ada pesan error dari computer. Berdasarkan hal tersebut, maka saya akan berbagi tentang cara mengatasi computer yang restart dengan sendirinya sesuai dengan pengalaman yang pernah saya alami dan bukan dengan cara seorang teknisi.
Pada akhir bulan januari 2012 yang telah lalu saya mendapatkan sebuah computer bekas dengan spesifikasi; motherboard-intel d945gcnl, processor –e2180-2Ghz,  memory-DDR2-1Gb, HDD-Maxtor 80Gb, PSU-Simbada 380watt, os windows xp sp3 home edition. Sekitar dua minggu kemudian saya ketahui bahwa setiap malam (sekitar jam 23.00) computer mendadak restart dengan sendirinya. Saya kira hal itu wajar saja, dengan alasan mungkin disebabkan oleh listrik yang nge-drop. Beberapa hari selanjutnya gejala computer restart juga mulai terjadi pada siang hari. Masih teringat dengan jelas, siang itu computer dipakai main game NFS oleh keponakan dan game mengalami hang. Beberapa saat kemudian computer restart dengan sendirinya dan kejadian restart tersebut terulang lagi dua jam setelahnya, lalu restart lagi sebelum sampai dua jam. Waktu kerja computer semakin sempit, sampai akhirnya computer restart terus menerus tanpa henti ,bahkan sebelum masuk ke windows. Kalaupun bisa nyala, maksimal Cuma sekitar 10 menit.
Hari-hari selanjutnya saya googling lewat opera mini untuk mencari solusi computer restart terus menerus. Setelah mendapatkan cukup informasi lalu saya mencoba mempraktekkan hasil googling tsb dengan penuh ke”nekad”an. Ini adalah computer pertama yang pernah saya miliki, dan belum dua bulan masa pakai saya harus menjadikannya sebagai bahan praktek, oohh…. Baiklah berikut langkah2 nekad yang saya lakukan, meskipun tidak sesuai tata cara perbaikan yang benar, semoga berguna.
1.    INSTAL ULANG; dasarnya aja nekad, jadi gitu deh… gak ada hasilnya, karena sebelum sampai proses instalasi computer restart  dulu. Saya menduga, wah.. ini pasti tegangan listriknya gak beres nih, buktinya psu computer tetangga kanan rumah hangus,  dan computer tetangga kiri rumah bahkan tidak bisa hidup sama sekali.
2.      CHECK TEGANGAN LISTRIK RUMAH; cihuy… saya benar, tegangan listrik rumah saya fluktuatif sekali antara 170-190 V (seharusnya  ±220 V). Dengan lagak seorang insinyur saya beritahu tetangga kiri rumah, “tegangan listriknya kurang sip apalagi gak pakai stavolt, sudah pasti computermu gak mau nyala”. Tetangga kanan rumah juga saya beritahu, “stavolt-mu kurang bagus tuh, ringan banget. Makanya psu mu terbakar, stavolt nya kurang responsive sih..”. Selanjutnya saya menyampaikan pengaduan ke PLN setempat dan masalah tegangan listrik dirumah saya telah “dibereskan” (kabel listrik dari tiang utama menuju rumah, aus)menjadi ±210 V. Dan waktunya untuk menghidupkan computer lagi, taraaaa… computer tetap restart terus menerus. Pertanyaan baru muncul, Apa mungkin stavolt-nya?
3.   GANTI STAVOLT; saya tidak langsung mengganti stavolt (model travo) dengan yang lebih baik (model motor servo), tapi cari pinjaman stavolt dg motor servo. Gagal lagi…ampun… Tapi tunggu dulu, saya coba pakai kedua stavolt secara bersamaan (stavolt-stavolt-komputer) dan berhasil, computer menyala, langsung saja saya lakukan install ulang dan sukses tanpa restart. Setelah itu stavolt yg pinjaman saya kembalikan. Dan ketika saya nyalakan dengan satu stavolt, computer hidup selama 15 menit lalu restart lagi, kemudian nyala 10 menit lalu restart lagi, berikutnya restart terus menerus tanpa henti. Esoknya saya coba lagi memakai dua stavolt, tapi computer tetap restart terus menerus. Selanjutnya saya mulai berpikiran “memperbaiki kelistrikan tidak memecahkan masalah pada computer saya yang restart terus menerus, pasti cpu-nya yang bermasalah”. Dengan ke”nekad”an yang masih tersisa banyak saya mulai membongkar cpu.
4.   POWER SUPPLY UNIT (PSU) RUSAK; pengetesan PSU dilaksanakan dan hasilnya baik. Tapi dengan keangkuhan tanpa akal saya menyimpulkan bahwa PSU nge-drop atau daya yg dikeluarkan telah menurun. Saya ganti PSU baru dengan daya 450watt(seperti yang tertulis pada kemasan), tapi tidak menampakkan perubahan computer tetap RESTART TANPA MENGENAL PUTUS ASA.
5.  MEMORY RUSAK; berdasarkan catatan dari hasil googling saya menyatakan bahwa memory  adalah tersangka utama penyebab restart. Tapi setelah dilakukan tes memory, dia saya nyatakan bebas karena tidak ada bukti kesalahan yang telah dibuatnya.
6.     HARDDISK BAD SECTOR;  adalah tersangka berikutnya, hasil test HDD hampir memastikan bahwa dia penyebabnya, sampai akhirnya saya coba HDD lain yang masih bagus. Dan ternyata HDD tersebut menunjukkan gejala yg sama dg HDD saya. Kasus HDD ditangguhkan.
7.  PROCESSOR RUSAK; sebelum menuduh  processor sebagai otak dari kasus restart (suhunya panas banget, 80°C. diketahui waktu menjalankan HDD regenerator), terlebih dahulu saya saya lakukan penggantian termal paste pada heatsink. Dan untuk kesekian kalinya tuduhan saya KELIRU.
8.  MOTHERBOARD RUSAK; secara fisik motherboard terlihat baik2 saja, jadi saya tidak melakukan pergantian apapun padanya. Tapi saya akan mencoba melakukan langkah2 yg mungkin masih bisa dilakukan dari hasil googling , MENCUCI MOTHERBOARD. Sebelum melaksanakan pencucian saya kumpulkan seluruh rasa nekad yang tersisa sambil mengingat betapa ini adalah pengalaman pertama yang luar biasa bagi saya,  ini  pertama kali saya punya computer (belum dua bulan), ini pertama kali saya membongkar computer, dan ini pertama kali saya akan melakukan langkah yg  mungkin tidak semua pakar IT menyetujuinya(mencuci motherboard). Dengan rasa penasaran yang membara, rasa angkuh yang terus tumbuh, dan rasa grogi yang  bersemayam indah dihati, serta seluruh rasa nekad, saya mulai mencuci motherboard. Setelah proses pencucian selesai, sekarang waktunya untuk uji coba. WOW.. luar biasa ternyata pencucian motherboard tidak menimbulkan masalah apapun, buktinya computer saya tetap bisa nyala dan restart terus menerus.
Sungguh suatu kegagalan yang sempurna bagi seorang pemula. Tapi saya tidak putus asa, saya yakin dengan setitik petunjuk yang tepat maka seluruh kegagalan yg saya alami akan berubah menjadi ilmu yang berlimpah. Amin.
Berdasarkan pengalaman tersebut diatas akhirnya saya beranikan diri untuk membeli motherboard baru (ASROCK G41), Processor baru(e5700-3Ghz),dan memory bekas (DDR3-2Gb) untuk menggantikan motherboard, processor dan memory yang lama. Setelah itu saya coba menyalakan computer, akhirnya  computer berhasil menyala, akan tetapi 30 menit kemudian gejala restart terulang lagi. Selanjutnya saya belikan sebuah UPS 600watt merk Advance, tapi tidak juga menyelesaikan masalah, computer tetap restart pantang mundur. Satu jam menjelang keberhasilan; saya lepas semua kabel yang menempel pada motherboard dengan asumsi bahwa salah satu dari kabel2 tsb ada yang korsleting. Semua kabel yang menempel pada motherboard telah saya lepas, kecuali kabel SATA HDD, kabel dari PSU dan kabel POWER SWITCH. Saya nyalakan computer selama beberapa jam dan tidak mengalami restart sama sekali sampai akhirnya saya matikan computer untuk mengecheck kabel2 yg telah saya lepas dari motherboard. Yang pertama kali saya tes adalah kabel reset dan hasilnya kabel reset korslet, mungkin karena tombol resetnya telah aus. Saya tidak melanjutkan pengetesan thd kabel2 yg lain, saya pasang lagi semua kabel yang telah dilepas, kecuali kabel reset. Dan komputer saya tidak pernah restart sampai hari ini (15 oktober 2012).
Sekelumit rangkaian kata diatas adalah pengalaman nyata tanpa rekayasa, mungkin saya terlalu sombong dalam kebodohan, tapi setidaknya usaha yang saya lakukan telah membuahkan hasil.
Semoga berguna.









 

15 komentar:

  1. pengalaman yang bener2 mirip dengan saya, hal terakhir adalah mempraktekan pengalaman dari artikel ini, tapi tetep pc restar dan restar...

    BalasHapus
  2. hemm, ternyata masalahnya ada pada colokan kabel audio panel depan. karna saat saya tes pertama kabel audio blm saya cabut, dan setelah saya cabut saya idupin kembali, pc gak restar lagi...

    Thanks verrymuch mas bro MACAN KINGKONG...
    Artikelnya sangat-sangat membantu sekali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. trims atas kunjungan dan masukannya, semoga bermanfaat untuk semua

      Hapus
  3. sangat membantu sekali sob...dua jempol untuk sobat MACAN KINGKONG

    BalasHapus
  4. Wkkk.. Nekat banget lu.. Dah abis berapa duit tu.. Wkkkk
    Tinggal di servisan paling2 abis 75 rb sob..
    Tp emang lu hebat tu nekad tiada tara..
    Usaha Ÿª♌g ‎​ƍäª sia2, tp duit dah keluar banyak.. Wkkk
    Salam super..

    BalasHapus
    Balasan
    1. he.he.. itung2 beli ilmu bonus mobo ++

      Hapus
  5. yups sangat bermanfaat sekali, jgn meremehkan hal2 yg sepele itu pointnya..., patut dipraktekin utk komputer dikantor nnti..., thanks infonya

    BalasHapus
  6. Hampir sama.. Ak cb copotin semua cm smbg k hdd n mobo aja.. Ga restart semalaman.. Cm pas d pasang k casing restart.. Ga kepikiran kabel restart.. Krn pas ane copt kabel2 mmg ga psg..

    Smg bener kabel restart ny.. Malam ini ane nyalain.. Moga2 ampe pagi ga restart..

    Uda cb test ganti memory,psu n scan hdd. Tp nihil. Thanks mengingatkan ane k kabel2..

    BalasHapus
  7. terimakasihhh banyakkkk mas macan kingkong, telah menginspirasi kami... you'll never walk alone gannnnnnn.......

    BalasHapus
  8. sy pny masalah yg sama. saya ganti matherboar komplit ttp jg restart, skrg sy mau coba tanpa pasang switch restart. semoga berhasil...!!

    BalasHapus
  9. Mantap pencerahannya gan. thxs banget. ternyata tanpa switch reset computer jalan normal. Tak kusangka tak kuduga masalah kecil buat aq panik smalaman.

    BalasHapus